Daftar Lagu dan Partitur : https://ewarta.gkjbekasitimur.org -
Tanggal : Minggu, 20 September 2026
Keterangan: MINGGU BIASA
Bahasa:Indonesia
Warna:Hijau
Tema:Bertumbuh Tanpa Terjebak Masa Lalu
Arah Pewartaan :
Dalam Yesaya 43:18–19, Allah yang berbicara adalah Allah yang sama yang telah melakukan karya besar di masa lalu, terutama pembebasan dari Mesir, yang menjadi fondasi identitas iman Israel. Namun secara mengejutkan, Allah justru berkata, “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu.” Pernyataan ini bukan ajakan untuk melupakan karya penyelamatan Allah, melainkan sebuah koreksi teologis terhadap kecenderungan umat yang “mematenkan” Allah dalam pengalaman masa lalu. Umat Israel mulai mengikat kesetiaan mereka pada bentuk dan pola lama, seolah-olah Allah hanya bekerja dengan cara yang pernah mereka kenal. Di titik inilah Allah menyatakan diri sebagai Pribadi yang hidup, yang tetap setia dalam identitas-Nya, tetapi bebas dan dinamis dalam karya-Nya. Ketika Allah berkata, “Aku hendak membuat sesuatu yang baru,” Ia sedang menegaskan bahwa pembaruan bukanlah penyimpangan dari kesetiaan-Nya, melainkan justru ekspresi dari kesetiaan itu sendiri. Allah tidak berubah dalam karakter-Nya, tetapi karya-Nya terus bergerak melampaui pola-pola lama yang pernah dipahami umat. Dengan demikian, masalah utama umat bukanlah ketidakpercayaan, melainkan keterikatan yang berlebihan pada masa lalu yang membuat mereka tidak peka terhadap karya Allah yang sedang berlangsung di hadapan mereka. Mereka mengingat, tetapi tidak melihat; mereka mengenang, tetapi tidak mengenali. Dalam terang ini, gereja juga dipanggil untuk merefleksikan dirinya. Tradisi, struktur, dan pola pelayanan yang diwariskan memang memiliki nilai, tetapi tidak semuanya bersifat mutlak. Ketika gereja mempertahankan bentuk lama tanpa keberanian untuk mengevaluasi, ada kemungkinan yang dipertahankan bukanlah kesetiaan, melainkan rasa aman. Padahal, Allah yang sama yang bekerja di masa lalu juga sedang bekerja hari ini, dengan cara yang mungkin tidak selalu familiar. Kesetiaan kepada Allah, karena itu, tidak diukur dari seberapa kuat kita mempertahankan apa yang lama, tetapi dari kepekaan kita untuk mengenali dan mengikuti karya-Nya yang terus bergerak. Dengan demikian, pertumbuhan sejati menuntut keberanian untuk melepaskan keterikatan yang tidak lagi memberi kehidupan. Gereja yang sehat bukan gereja yang menolak masa lalu, tetapi gereja yang tidak terpenjara olehnya. Sebab sering kali, penolakan terhadap perubahan bukanlah tanda iman yang teguh, melainkan cerminan ketakutan yang tersembunyi, takut kehilangan kendali, takut keluar dari kenyamanan, atau bahkan takut mempercayai bahwa Allah masih terus berkarya. Namun iman sejati justru memampukan gereja untuk melangkah, bukan karena semua sudah pasti, tetapi karena percaya bahwa Allah yang setia di masa lalu adalah Allah yang sama yang sedang menuntun ke masa depan.
Bacaan :
[ Partitur PDF 38-20260920 ]
Bacaan 1 : Yesaya 43:18–19
Bacaan Antara : Mazmur 77
Bacaan 2 :
Bacaan Injil :
Ayat Penuntun :
Hukum Kasih : Imamat 19:18
Berita Anugerah : Yesaya 1: 16-18
Persembahan : Roma 11: 36
Nyanyian :
Pembukaan :KK 334:1,2 Allah Bapa, Kami Puji Engkau
Pujian : PKJ 14 Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan
Penyesalan :NKB 22:1,2 Walau Dosamu Merah
Syukur Sukacita :KK 521:1,2 Kaulah, Ya Tuhan, Surya Hidupku
Persembahan:PKJ 4:1,2,3 Angkatlah Hatimu Pada Tuhan
Pengutusan : NKB 104:1,2 ApiNya Berkobar Dalam Hatiku
Penutup :KJ 282:1,3,4 Seluruh Umat Tuhan OlehNya Dikenal
Pembukaan : KK 334:1,2 Allah Bapa, Kami Puji Engkau

Lagu:Anonim 0 , Syair:Anonim 0 , ReffStyle:9-8Waltz 90 [PS]

.

KK 334

Title: Heavenly Father, We Appreciate You , CrossReff: KPPK 309, PKJ 120


1

Allah Bapa, kami puji Engkau,

Allah Bapa, kami puji Engkau.

Kami cinta Engkau

dan sujud di depanMu,

Allah Bapa, kami puji Engkau.

2

Putra Allah, kami agungkan Kau,

Putra Allah, kami agungkan Kau.

Kau selamatkan kami membíri hidup baru,

Putra Allah, kami agungkan Kau.

3

Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal,

Rohul Kudus, Kau Penghibur kekal.

Kau memimpin, Kau tinggal dalam hati kami,

Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal

 

Pujian : PKJ 14 Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan

Lagu:James H. Filmore 0 , Syair:James H. Filmore 0 0 [PS]

.

PKJ 14

Title: I Will Sing Of The Mercies Of The Lord , CrossReff: KPPK 62, KK 425


1

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya,

kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu kasih setiaMu,

Tuhan; kututurkan tak jemu

kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya,

kunyanyikan s’lamanya.

2

Penyesalan : NKB 22:1,2 Walau Dosamu Merah

Lagu:William H. Doane 0 , Syair:Fanny J. Crosby 0 , Terj:Tim Nyanyian GKI 0 0 [PS]

.

NKB 22

Title: Though Your Sins Be as Scarlet , CrossReff: GB 45, NP 147


1

Walau dosamu merah akan putih dan bersih;

Walau dosamu merah akan putih dan bersih.

Walaupun merah bak kirmizi, ‘kan putih bersih.

Walau dosamu merah, walau dosamu merah;

akan putih dan bersih, akan putih dan bersih.

2

Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;

Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;

Sangat besar kasih-sayangNya, agung dan ajaib

Dengar suara menghimbau, dengar suara menghimbau:

“Hai, kembali padaKu; Hai, kembali padaKu”.

3

Tuhan mau mengampuni, melupakan dosamu;

Tuhan mau mengampuni, melupakan dosamu;

“Pandanglah Aku, wahai umat!”, sabda Tuhanmu.

Tuhan mau mengampuni, Tuhan mau mengampuni,

melupakan dosamu, melupakan dosamu.

Syukur Sukacita : KK 521:1,2 Kaulah, Ya Tuhan, Surya Hidupku

Lagu:Irlandia 700 , Syair:Eleanor Henrietta Hull 1912 , Terj:Yamuger 1980 , ReffStyle:ChristmasWaltz 88 [PS]

.

KK 521

Title: Rob Tu Mo Bhoile, A Comdi Cride / Be Thou My Vision , CrossReff: KJ 405, BLP 176, PS 652


1

Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku;

asal Kau ada, yang lain tak perlu.

Siang dan malam Engkau kukenang;

di hadiratMu jiwaku tenang!

2

Kaulah Hikmatku, Firman hidupku;

Kau besertaku dan ku sertaMu.

Engkau Bapaku, aku anakMu;

denganMu, Tuhan, ku satu penuh.

3

Kaulah bagiku tempat berteduh;

Kaulah perisai dan benteng teguh.

Sukacitaku kekal dalamMu;

Kuasa surgawi, Engkau kuasaku!

4

Tak kuhiraukan pujian fana;

hanya Engkaulah pusaka baka!

Raja di surga, Engkau bagiku

harta abadi, bahagia penuh!

5

Bila saatnya kelak ku menang,

trimalah daku di surga cerlang!

Apa pun kini hendak kutemu,

Kaulah, ya Tuhan, Surya hidupku!

 

Persembahan : PKJ 4:1,2,3 Angkatlah Hatimu Pada Tuhan

Lagu:Arnoldus Isaak Apituley 0 , Syair:Arnoldus Isaak Apituley 0 , ReffStyle:Rumba 92 [PS]

.

PKJ 4

, CrossReff: KK 4


1

Angkatlah hatimu pada Tuhan,

bunyikan kecapi dan menari.

Jangan lupa bawa persembahan.

Mari kawan, Ajak teman

bersama menyembah.

Reff

Sorak-sorak, sorak Haleluya!

Mari, mari, mari, nyanyilah

Pujilah Tuhan yang Mahakudus.

Mari kawan, ajak teman

bernyanyilah terus.

2

Janganlah mengaku anak Tuhan

Jika engkau mengeraskan hati

Jadilah pelaku firman Tuhan

Mari kawan, ajak teman

bersama menyembah.

Reff

 

Pengutusan : NKB 104:1,2 ApiNya Berkobar Dalam Hatiku

Lagu:W. Elmo Mercer 0 , Syair:W. Elmo Mercer 0 , Terj:K.P. Nugroho 0 0 [PS]

.

NKB 104

Title: I Can Feel the Fire Aburning , CrossReff: KK 280


1

ApiNya berkobar dalam hatiku,

‘Ku girang kar’na Yesus yang memb’ri.

Dihangatkan jiwaku, tak perlu ‘ku mengeluh,

darahNya membasuh diriku bersih.

ApiNya terang, jiwaku senang,

muliakanlah Tuhanku;

Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,

apiNya berkobar dalam hatiku.

2

ApiNya berkobar dalam hatiku,

gembira hatiku selamanya.

‘Ku bersaksi berseru: ”Yesus Jurus’lamatku”

kar’na ‘ku berpegang pada janjiNya.

ApiNya terang, jiwaku senang,

muliakanlah Tuhanku;

Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,

apiNya berkobar dalam hatiku.

3

ApiNya berkobar dalam hatiku,

jiwaku s’lamat kar’na kuasaNya.

Nyala kasih dalamku, mengalahkan seteru;

Roh memimpin hidupku seluruhnya.

ApiNya terang, jiwaku senang,

muliakanlah Tuhanku;

Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,

apiNya berkobar dalam hatiku.

4

ApiNya berkobar dalam hatiku,

dinyalakan iman, harapanku.

‘Ku bersaksi bagiNya, muliakan namaNya,

agar nyata kasih Kristus, Tuhanku.

ApiNya terang, jiwaku senang,

muliakanlah Tuhanku;

Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,

apiNya berkobar dalam hatiku.

Penutup : KJ 282:1,3,4 Seluruh Umat Tuhan OlehNya Dikenal

Lagu:Felix Mendelssohn-Bartholdy 1837 , Syair:Karl Johann Philipp Spitta 1843 , Terj:Yamuger 1980 104 [PS]

.

KJ 282

Title: Els kennt der Herr die Seinen , CrossReff: KK 370, BE 128


1

Seluruh umat Tuhan olehNya dikenal:

besar kecil semua, sekarang dan kekal.

Mereka dijagai di dalam dunia;

baik hidup maupun mati mereka milikNya.

Baik hidup maupun mati mereka milikNya.

2

Mereka dikenalNya yang hidup beriman,

yang patuh dan percaya berdasarkan Firman.

Firmanlah yang menjadi santapan yang baka,

Firmanlah yang menjamin bertahan slamanya.

Firmanlah yang menjamin bertahan slamanya.

3

Mereka dikenalNya yang harapnya teguh,

mengaku Yesus saja Tuhannya yang kudus.

Mereka disinari sabdaNya yang benar

dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.

dan tumbuh tiap hari menghijau dan segar.

4

Mereka dikenalNya yang kasihnya penuh,

yang ikut kehendakNya dan hidup dalam Roh,

berjalan dalam kasih dengan sesamanya

dan suka memberkati menurut contohNya.

dan suka memberkati menurut contohNya.

5

Begitu umat Tuhan olehNya dikenal

besar-kecil semua, sekarang dan kekal;

mereka menghayati kuasa Roh Kudus

iman, harapan, kasih pegangannya terus.

iman, harapan, kasih pegangannya terus.

6

Berikanlah, ya Tuhan, iman tetap teguh,

harapan tak berkurang dan kasih yang penuh.

Di saat Kau kembali, tempatkan umatMu

yang sudah Kaukenali di sisi kananMu.

yang sudah Kaukenali di sisi kananMu.